bagi menyerahkan memorandum bantahan dan mengutuk tindakan kejam yang dilakukan ke atas masyarakat Islam Rohingya, Myanmar di pejabat ASEAN di sana.
Selain Pemuda PAS, kaukus ini dianggotai oleh Pimpinan Pusat Partai Bulan Bintang (DPP PBB), Pimpinan Pusat Generasi Muda Pembangunan Indonesia (PP GMPI), Dewan Pimpinan Nasional Pemuda Partai Kebangkitan Nasional Ulama (DPN Pemuda PKNU),Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Islam (PP GPI), Pengurus Besa Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI), Persatuan Ulama Malaysia (PUM), Angkatan Belia Islam Malaysia (ABIM), Gabungan Mahasiswa Islam Malaysia (GAMIS), Perwakilan Malaysia – Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Thai Muslim Students Society – Young Muslim Association of Thailand (YMAT) dan juga Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia (KBPII) Malaysia.
Delegasi Pemuda PAS Malaysia diketuai oleh Naib Ketua Pemuda PAS Malaysia Dr Raja Ahmad al-Hiss, Setiausaha Pemuda PAS Malaysia Saudara Khairul Faizi Ahmad Kamil, Bendahari Pemuda PAS Malaysia Ir Khairil Nizam dan seorang EXCO pemuda Saudara Hakimi.
Menurut laporan yang diterima daripada Dr Raja Ahmad al-Hiss, Naib Presiden Antarabangsa Parti Bulan Bintang-Indonesia iaitu Tuan Fathurahman Mahfud juga turut hadir bersama dengan Ketua Pemuda Partai Persatuan Pembangunan Hilman Ismail. Juga Setiausaha Agung Partai Kebangkitan Nahdatul Ulama Bapak Saifudin.
Resolusi dan serahan memorandum telah di terima oleh Ibu Teresa Mubin selaku Ketua Pegawai Kakitangan ASEAN yang mewakili Setiausaha Agung Asean, Dr Surin Patsuwan.
“Antara intipati utama kita ke sana adalah untuk menyeru agar pihak ASEAN dapat campur tangan dalam kemelut pembersihan etnik yang berlaku di Myanmar sekarang”, ulas beliau ketika ditemui.
“Kami juga berharap agar ASEAN dapat memainkan peranannya sebaik mungkin. Kami dari Pemuda PAS Malaysia adalah selaku wakil Sekretariat Pemuda Islam ASEAN yg dianggotai 25 partai politik, NGO dan gerakan mahasiswa seluruh ASEAN”, tambah beliau lagi.
Antara resolusi yang dapat dilampirkan adalah ;
Kami mengutuk pemerintahan Myanmar yang telah membiarkan tindakan melakukan penganaiyaan dan pembunuhan massal secara sistematis kepada kaum minoritas Muslim Etnis Rohingya. Dimana hal ini mengindikasikan sebuah pembantaian etnis (Ethnic Genocide) dan kejahatan kemanusiaan yang luar biasa.
Kami juga mendesak Negara Muslim untuk membantu menyelamatkan kaum minoritas Muslim Rohingya dengan berbagai cara diplomatik maupun non-diplomatik, dan berusaha untuk membawa pelaku-pelaku pembantaian tersebut ke pengadilan internasional.
Kami mendesak kepada Asean Sekretariat, Perserikatan Bangsa Bangsa (United Nations) untuk segera membuka akses bantuan kemanusiaan dari Negara-negara tetangga di ASEAN,dan Negara-negara lainnya agar dapat masuk memberikan bantuan ke Negara Myanmar, Dan Kami juga menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk dapat memberikan bantuan baik secara materiil maupun moriil sehingga kaum minoritas Muslim rohingya dapat terlepas dari kezaliman pemerintahan Myanmar.
Dalam masa sama, umat Islam mengharapkan agar Pertubuhan Negara-negara Islam atau Organization of the Islamic Conference (OIC) yang dianggotai oleh Negara-negara umat Islam seluruh dunia segera memanggil anggotanya untuk mengadakan persidangan tergempar untuk membincangkan isu ini sekaligus menghentikan kezaliman yang berlaku.
“Dewan Pemuda PAS Malaysia berharap agar umat Islam keseluruhannya tidak akan putus untuk berdoa dan memohan kepada Allah terutamanya kita sedang berada dalam bulan Ramadhan agar Allah ta’ala memberikan kemenangan kepada umat Islam di Myanmar khususnya dan sekalian umat Islam sedunia amnya”, ucap beliau.





























