

Pihak Taliban mengaku bertanggungjawab terhadap serangan bom yang disimpan dalam sebuah trak mensasarkan pos Nato di Afghanistan.
Peristiwa itu terjadi bersamaan dengan peringatan 10 tahun, peristiwa serangan 9/11 yang mengorbankan 3.000 orang di kota New York.
Jurucakap tentera Amerika Major David Eastburn berkata, 50 tentara Amerika dan 15 Afghanistan yang tercedera belum dikenal pasti identitinya.
“Peristiwa itu terjadi pada Sabtu, pukul 5.15 petang. Dan meledak dekat dengan pintu masuk ke lokasi pertempuran, (serangan itu) menyebabkan 89 orang cedera dan lubang berdiameter enam meter .”
Manakala jurucakap pasukan NATO dalam kenyataannya menyebut, seorang pengebom berani meledakan sebuah kendaraan besar dan menyebabkan ledakan pada pintu masuk lokasi pertempuran di Sayed Abad, di Wilayah Wardak, semalam (Sabtu).
Peristiwa 9/11, 10 tahun lalu menjadikan sebab kepada tentera yang dipimpin AS menyerang Afghanistan, menyebabkan tumbangnya pemerintahan Taliban pada akhir tahun 2001.
Amerika dilaporkan akan membawa pulang sekitar 33.000 dari 100.000 orang tentara AS di Afghanistan, pada pertengahan 2012, meski pun masih terdapat ancaman dari Taliban yang sering melakukan pengeboman berani mati yang menjadikan pejabat pemerintah dan tentera asing sebagai sasaran – Sumber BBC



























