{"id":71069,"date":"2018-08-31T22:24:48","date_gmt":"2018-08-31T14:24:48","guid":{"rendered":"https:\/\/buletinonline.net\/v7\/?p=71069"},"modified":"2018-08-31T22:24:48","modified_gmt":"2018-08-31T14:24:48","slug":"pertandingan-kartun-nabi-muhammad-dibatalkan-setelah-dikecam","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/buletinonlines.net\/v7\/index.php\/pertandingan-kartun-nabi-muhammad-dibatalkan-setelah-dikecam\/","title":{"rendered":"Pertandingan &#8216;kartun Nabi Muhammad&#8217; Dibatalkan Setelah Dikecam"},"content":{"rendered":"<p>Politikus anti Islam Belanda, Geert Wilders, membatalkan pertandingan melukis karikatur Nabi Muhammad, dengan alasan &#8216;demi keselamatan orang-orang yang tak bersalah&#8217;.<\/p>\n<p>Dalam kenyataan bertulis semalam, Wilders mengatakan &#8216;akan ada serangan terhadap orang-orang tak bersalah dan terhadap Belanda&#8217; jika program anjurannya itu diteruskan.<\/p>\n<p>Sebelumnya, pemerintah Indonesia mengecam rencana pertandingan melukis kartun yang disifatkan menghina ajaran Islam itu..<\/p>\n<p>Menteri Luar Negeri Retno Marsudi berkata di Jakarta, hari Kamis (30\/08), menggambarkan lomba kartun Nabi Muhammad ini &#8216;tindakan provokatif&#8217;.<\/p>\n<figure id=\"attachment_71072\" aria-describedby=\"caption-attachment-71072\" style=\"width: 700px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/buletinonline.net\/v7\/wp-content\/uploads\/2018\/08\/bantah-pertandingan-kartun-nabi2.jpg\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-71072 size-full\" src=\"https:\/\/buletinonline.net\/v7\/wp-content\/uploads\/2018\/08\/bantah-pertandingan-kartun-nabi2.jpg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"394\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-71072\" class=\"wp-caption-text\">Beribu-ribu orang Pakistan pada hari Rabu memprotes ahli politik Belanda Geert Wilders &#8216;untuk mengadakan pertandingan kartun Nabi Muhammad.<\/figcaption><\/figure>\n<p>Pertandingan dengan hadiah sekitar RM41,000 itu direncanakan bermula pada November dan setakat ini sudah ada 200 yang mendaftar.<\/p>\n<p>&#8220;Ini merupakan tindakan provokatif dan tidak bertanggungjawab,<\/p>\n<p>&#8220;Kegiatan tersebut membahayakan upaya bersama dalam menciptakan perdamaian, stabilitas dan toleransi antaragama dan peradaban,&#8221; tegas Retno di Jakarta, hari Khamis, 30 Ogos.<\/p>\n<p>Di Pakistan, rancangan Geert Wilders itu menimbulkan gelombang protes dibeberapa kota termasuk di Islamabad, Lahore, dan Karachi.<\/p>\n<p>Sehubungan itu, Perdana Menteri Belanda, Mark Rutte, menyatakan pendirian pada Jumaat lalu (24\/08) kepada para wartawan dan berkata &#8216;tidak melihat hal-hal positif dari rencana Wilders&#8217;.<\/p>\n<p>Namun kalangan pembangkang, seperti dilaporkan kantor berita Reuters, menyatakan Wilders &#8216;hanya menggunakan hak kebebasan berpendapat yang dijamin oleh undang-undang&#8217;.<\/p>\n<p>Sebaliknya Retno Marsudi yang merupakan mantan Duta Indonesia di Belanda menegaskan, kebebasan berekspresi adalah suatu yang harus dihormati akan tetapi tidak tanpa sebarang batasan.<\/p>\n<p>&#8220;Semua pihak berkewajiban untuk senantiasa memegang teguh prinsip toleransi untuk saling menghormati,&#8221; kata Retno.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Politikus anti Islam Belanda, Geert Wilders, membatalkan pertandingan melukis karikatur Nabi Muhammad, dengan alasan &#8216;demi keselamatan orang-orang yang tak bersalah&#8217;. Dalam kenyataan bertulis semalam, Wilders mengatakan &#8216;akan ada serangan terhadap orang-orang tak bersalah dan terhadap Belanda&#8217; jika program anjurannya itu diteruskan. Sebelumnya, pemerintah Indonesia mengecam rencana pertandingan melukis kartun yang disifatkan menghina ajaran Islam itu.. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":71071,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[36],"tags":[],"better_featured_image":{"id":71071,"alt_text":"","caption":"","description":"","media_type":"image","media_details":{"width":1023,"height":575,"file":"2018\/08\/bantah-pertandingan-kartun-nabi1.jpg","filesize":163661,"sizes":{},"image_meta":{"aperture":"0","credit":"","camera":"","caption":"","created_timestamp":"0","copyright":"","focal_length":"0","iso":"0","shutter_speed":"0","title":"","orientation":"1","keywords":[]}},"post":71069,"source_url":"https:\/\/buletinonlines.net\/v7\/wp-content\/uploads\/2018\/08\/bantah-pertandingan-kartun-nabi1.jpg"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/buletinonlines.net\/v7\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/71069"}],"collection":[{"href":"https:\/\/buletinonlines.net\/v7\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/buletinonlines.net\/v7\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buletinonlines.net\/v7\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buletinonlines.net\/v7\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=71069"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/buletinonlines.net\/v7\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/71069\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":71073,"href":"https:\/\/buletinonlines.net\/v7\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/71069\/revisions\/71073"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buletinonlines.net\/v7\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/71071"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/buletinonlines.net\/v7\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=71069"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/buletinonlines.net\/v7\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=71069"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/buletinonlines.net\/v7\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=71069"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}